Showing posts with label Friends. Show all posts
Showing posts with label Friends. Show all posts

Wednesday, July 11, 2007

FG Dexa


Jadi juga FG ktrnya Ican. Bertempat di Sentul City di daerah Sentul, Bogor. Acara dimulai jam 9 (tepat waktu booo, hebat kan) dan berakhir jam 2 siang. Pake acara ujan segala. Tapi panitia kayanya ga mo surut krn ujan, jadi pas dateng itu udah dikasih tau smua, kalo ujan bagaimana, kalo gempa bagaimana dan kalo2 laennya.

Aya, yang dibangunin dan dimandiin so early in the morning sempet jadi idola temen2 Ican. Lucu katanya. Apalagi kl mulutnya lagi ber-huuuuu-huuuuu gitu... Hihihi gara2 orang ktr gw nih suka nyelain bibir gw kl lg ngomong, jadi Aya ketularan deh, Untung Ibu dan anak sama2 lucu (hehehe).

Acara yang diadakan kebanyakan permaenan outbond gitu. Ada maen bola dengan 4 gawang, trus maen kuda2an, guling maut dll. Gw sih ga ikutan, gw cuman jadi suporter Ican dan timnya yang terdiri dari orang IT semua. Sayang di tengah permaenan ini ujan melanda. Namanya juga Bogor, ga ketebak deh kapan ujan kapan ga. Buat Aya dan teman2nya, ada permaenan tersendiri. Aya yg masih mungil gw ajak mancing2an. Serius bener Aya liat ikan yang ada dikolam. Trus buat anak2 yg udah agak gedean ada permaenan bola, balon ama lomba mewarnai. Dan selaen permaenan itu semua, puncak acara adalah final Dexa Idol (???) yang akhirnya dimenangkan oleh seorang wanita bernama Rambu (sebenernya ampe skr gw masih bertanya2, knapa finalisnya cewe semua yaaa?).

O iya kt Ican, kynya acara gini hanya jadi ajang ngumpulin anggota IT dan keluarganya aja. Yah emang susah kali kl berbaur dengan tim laen, kecuali kalo dalem permainan kelompok ditentuin ama panitia. Kalo ngebentuk sendiri sih jelas aja nyari yang selalu bertemu di kantor.

gbr : Keluarga IT Dexa
(pssttt mau tau knapa gw meletakkan tangan gw di perut? hahaha benar, utk menutupi perut gw yang tadinya ketutup oleh Aya.)

Thursday, June 21, 2007

RULES TO BE GOOD FRIEND


Helloooooo... old friends???

Monday, May 21, 2007

The good old days (part 2)

Ini sebagian dari masa2 indah dulu...



Seberkas Senyum dari Cerita Lama

Wiken kmaren, dapet imel dari Beti (ga lembur kan, Bet? hehehe). Ceritanya bagus... Dan gw setuju banget ama penulisnya. Kita ga bisa melupakan teman dan sahabat begitu sajah. Tapi kalo mereka yang melupakan kita??? Yah, gw udah usaha semaksimal mungkin buat bisa kumpul ama teman dan sahabat gw di masa sekola. Tapi emang susah menyesuaikan jadwal sekarang ini. Pada sibuk mencari duid untuk masa depan. Susah emang... (Jadi inget, bentar lagi sahabat gw dari jaman SMP bakal pulang ke Indonesia setelah menyelesaikan kuliahnya di Amrik sana, udah janjian buat ketemuan di rumahnya. Can't wait to see her again deh)

O iya ini isi imel dari Beti...

Oleh Bayu Gawtama

Seorang sahabat lama, baru-baru ini menelepon untuk janji bertemu. Entah apa yang terjadi dengannya, setelah sekian lama tak ada kabar darinya, tiba-tiba ia menelepon saya dan meminta kesediaan untuk bertemunya. Terakhir yang saya tahu tentangnya, ia telah sukses menjalankan usahanya di bidang percetakan.

Bahkan kabar dari sahabat yang lain, “kalau kita masih berdebu, dia sudah kedinginan, ” maksudnya, saya dan beberapa sahabat lain masih terus menerus kena debu lantaran masih menggunakan kendaraan roda dua, sedangkan sahabat yang satu ini sudah memiliki kendaraan roda empat yang cukup bagus.

Isterinya juga bekerja dan menduduki level midle management di kantornya, sehingga ia bisa menyekolahkan dua anaknya di sekolah elit, salah satu sekolah mahal di Jakarta. Buat orang seperti saya, harus memeras keringat sampai tetes terakhir untuk bisa mendaftarkan anak saya ke sekolah itu. Itu pun baru sekadar mendaftar, belum lagi biaya bulanan dan lain-lainnya. Rumahnya pun cukup besar, type 72 di sebuah kawasan perumahan mewah cukup terkenal. Singkatnya, saya menilai hidupnya sangat bahagia!

Tetapi pagi itu, suara di seberang telepon lebih terdengar seperti suara murung, suntuk dan kehilangan semangat. “Ada apa kawan?” tanya saya ringan sekadar membuatnya merasa menemukan sahabat. Lalu dia bilang, “Saya bosan dengan kehidupan saya … tolong bantu saya?”

Ah, awalnya agak aneh mendengar kalimatnya. Apa yang membuatnya bosan menjalani kehidupan? Segalanya ia punya. Isteri yang cantik, anak-anak yang mempesona, rumah mewah, mobil bagus, uang pun ada. Setiap akhir bulan ia tinggal menentukan ke mana harus berlibur, domestik maupun ke luar negeri ia mampu. Tidak ada barang yang ia tak punya, setidaknya ia mampu membelinya jika berminat. Tapi kenapa? Kenapa justru ia merasa bosan dengan kehidupan yang dijalaninya?

Saya menduga ia terlalu lelah dengan bisnisnya. Karenanya saya minta ia meluangkan waktu bersama keluarga untuk rekreasi ke suatu tempat yang belum pernah dikunjunginya. Saya pun menyebut beberapa tempat sebatas yang saya tahu; Nusa Dua, Bunaken, Bukit Tinggi, … jawabannya: sudah! Malah dia menyebutkan nama-nama daerah lain yang masih sebatas mimpi untuk saya kunjungi. Itu berarti usul saya tidak diterima.

Kemudian ia mendesak lagi, “ayo bantu saya…” saya pun kelimpungan dibuatnya. Tawaran saya untuk ambil cuti selama beberapa hari dan menghabiskan waktu sepenuhnya bersama keluarga pun ditolak mentah-mentah. “Bukan itu masalahnya…” seraya menjelaskan bahwa hubungannya dengan isteri dan anak-anaknya tidak ada masalah secuilpun, bahkan sangat hangat dan harmonis.

Hingga akhirnya, saya memintanya untuk bertemu di suatu tempat. Sebelumnya ia meminta saya menemuinya di sebuah cafĂ© resto, namun saya menolaknya. Saya menyebut satu tempat yang membuat ia merasa kaget mendengarnya, “Ah, gila… masak saya harus ke tempat itu lagi?” Bahkan, sebelum hilang kagetnya saya membuatnya bertambah bingung, “jangan pakai baju bagus, jangan bawa kendaraan, naik angkot saja”. Lagi-lagi singkat komentarnya, “Usul gila apa lagi nih?” saya menutup telepon dengan mengatakan, “saya tunggu jam delapan malam ini…”

Saya bertaruh dia tidak akan datang malam itu ke tempat yang saya tentukan. Saya tidak yakin ia mau kembali ke masa lalu, ke tempat ia dan sahabat-sahabat lamanya –termasuk saya- biasa bercengkerama menikmati malam, menyeruput segelas kopi bersama, menyantap penganan kecil seperti kue putu atau gorengan bakwan, tempe dan pisang goreng. Mengingat kembali masa-masa diwaktu sama-sama tidak punya uang, padahal sudah makan sekitar delapan gorengan. Dengan segala hormat kepada si tukang gorengan, sahabat saya ini memberikan arloji kesayangannya kepada tukang gorengan sebagai alat pembayaran. Tertawalah semuanya karena si tukang gorengan sangat bahagia dan membiarkan kami menghabiskan banyak dagangannya.

Atau ketika di satu malam kami kemalaman dan tidak berani pulang ke rumah masing-masing, akhirnya tidur di masjid dengan ditemani ratusan nyamuk. Esok paginya, nyamuk-nyamuk itu tidak bisa terbang lantaran kegendutan oleh darah yang dihisap dari tubuh-tubuh kami. Maka berlombalah kami mengejar nyamuk-nyamuk yang keberatan badan untuk terbang itu dan menepuknya.

Semoga ia juga masih mengingat di satu malam yang lain, ketika ia datang dengan baju lusuhnya. Kemudian saya mempersilahkannya mengenakan baju yang saya bawa di tas. Saya masih ingat betul, hingga detik ini pun baju itu tidak pernah kembali. Tapi cukup senang jika mengingatnya, bahwa apa yang saya miliki bermanfaat untuk sahabat saya.

Sungguh terlalu banyak yang harus diingat dari masa lalu. Namun… saya ragu, apakah dia mau datang malam ini? Padahal saya sudah mengundang beberapa sahabat lain untuk juga datang.

Jam delapan lebih sembilan menit, sesosok bayangan tegap pun singgah. Saya dan beberapa sahabat lama memeluknya erat. Sepiring gorengan dan beberapa gelas yang siap dituangkan kopi dan teh sudah tersaji. Lahap ia menyantap beberapa potong gorengan dan menyeruput kopi. Tiba-tiba, “Siapa yang bayar nih? Punya uang nggak?” meledaklah tawa kami memecah keheningan malam itu. Sungguh, itu pertanyaan yang sama persis ketika dulu kami tidak punya uang untuk membayar gorengan.

Esok paginya, saya kembali mendapat telepon darinya, “terima kasih, ternyata saya hanya perlu kembali kepada sahabat dan mencoba menikmati masa lalu yang terlalu indah untuk dilupakan”.

Saya pun tersenyum. Begitulah sahabat, saya pun takkan pernah bisa meninggalkan sahabat-sahabat lama yang telah banyak memberikan suntikan semangat di masa lalu. Kadang kita hanya perlu memutar kembali peristiwa lampau, dan jika mengingat lagi apa-apa yang telah terlalui di waktu silam, seberkas senyum akan selalu tercipta. Dan senyum itulah yang kerap membuat hidup ini lebih terasa indah. Semoga… (gaw)

Kayanya sekali2 harus mencoba mangajak teman2 dan sahabat2 gw untuk kembali ke masa lalu yang indah untuk dilupakan itu, di Depok...

Thursday, January 18, 2007

Gw - Jawil - Bobon

The 3 musketeer. Gitu biasanya kita disebut. Abis kemana2 selalu be-3 (itu sebelum gw pacaran ama suami gw ya. Setelahnya kemana2 jadi ber-4 dan Ican jadi d'Artagnan). Gw ga tau awal2nya kedeketan kita, tau2 udah jalan be-3 ajah. Bahkan Jawil gw angkat sbg kk angkat gw (dengan keterpaksaan hehehe). Mereka selalu ada saat gw sedih ato seneng. Kata mereka sih sedih n seneng gw ga ada bedanya, pada akhirnya mereka gw traktir juga.

Barusan gw iseng baca2 imel lama. N gw nemu imel curhatan gw ke Bobon ttg Jawil. Sering jg gw curhat ke Jawil soal Bobon. Yah namanya bersahabat juga ada lah naik turunnya. Kadang ada rasa takut keilangan juga. Pernah tuh gw bilang ke Jawil, waktu itu temen2 gw itu lagi seneng maen ama kelompok cewe laen, kalo gw takut keilangan mereka. Ternyata Jawil bilang, dia n Bobon juga pernah ngomongin soal itu n mereka takut keilangan gw. Walo skr kita jarang ketemu karena kesibukan masing-masing, mana Bobon pindah ke semarang pula, tp gw rasa rasa persahabatan yang kita be-3 punya akan selalu ada... No matter what...

gbr : Gw - Jawil - Bobon - Ican

Monday, August 28, 2006

An old friend

Tiba-tiba aja temen lama gw ngirim imel, isinya :

Pa khabar bu ..??

Salam,

langsung aja gw bales. Trus dibales lagi ama temen gw itu, trus minta no tlp, n akhirnya kita ngobrol di tlp deh. Seperti dlu, kalo ngobrol ama mahluk yang satu itu selalu ga jelas juntrungannya.

Abis beres ditlp tiba2 sahabat gw manggil di YM, trus :

[15:10] chandrawilwatikta: tit
[15:11] bidinov: jaw
[15:11] chandrawilwatikta: gimandang kabar loe?
[15:11] bidinov: alhamdulillah baik...
[15:11] bidinov: elu? :d
[15:12] chandrawilwatikta: baek
[15:13] bidinov: siplah

Hahaha lucu dan mengagetkan...

Thursday, July 20, 2006

The Good Old Days (bagian 1)

Kata orang masa SMA adalah masa terindah dalam hidup. Hmmm bener ga ya? Masa SMA gw emang indah tp kalo disebut terindah kayanya blum deh... Eh apa udah ya? Hahaha bingung kan.. Kebetulan gw sekola di sekola yang disiplinnya gila2an tapi hura2nya gila2an juga. Loh ko bisa? Ya bisa lah.. Selaen belajar dan seabrek kegiatan pendukungnya, ampir tiap bulan ada aja kegiatan luar sekola yang menuntut kita buat bersosialisasi. Istilah anak sma sekarang sih pensi (pentas seni).

Sekarang mendingan gw tulis aja kali ya kegiatan-kegiatan yang sering gw lakonin pas sma dlu. ada kegiatan yang perhubungan ama sekola ada juga kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan tempat gw tinggal (gw biasa nyebutnya kampus, karena gw tinggal di komplek dosen di dalem sebuah kampus).

1. Kegiatan Peraka
Mau tau apa peraka itu? Peraka itu singkatan dari Perkumpulan Remaja Kampus. Ato biasa orang nyebutnya karang taruna ya? Kegiatannya??? Hahaha kebanyakan sih hura-hura (heran gw juga :D). Biasanya tuh kegiatan rutinnya yaitu nyari ketua baru, nerima anggota baru, trus pas puasa pernah bikin baksos, ngerayain taun baru ama suka bantu2in ibu-ibu pkk (disebutnya RIK, Rukun Ibu Kampus) kalo bikin acara 17-an ato apalah gitu. O ya kadang2 juga diminta bantu acara orang2 asrama. Sebenernya maksut pertama didirikan Peraka ini adalah untuk menggalang persatuan dan kesatuan para remaja di kampus ini karena kampus kan jauh dari mana2 tuh. Jadi biar pada ga bosen ya dibentuklah perkumpulan ini...

2. Praktikum di sekola
Banyak bener praktikum di sekola gw. Sejak naek ke kelas 2, ada 4 (kimia, fisika, biologi dan elektro) praktikum yang harus gw lakonin setiap minggu ditambah dengan kegiatan berenang setiap bulan. Kebayang kan. Tapi tetep tuh waktu gw masih banyak buat maen hehehe

3. Pesta di sekola
Sekola gw termasuk sekola yang rajin banget bikin pesta. Ada pesta perpisahan, pentas2 seni (ampe bikin di ancol segala) ampe pesta valentin juga ada. Kadang acara2 itu bisa berlangsung sampe midnight, batesnya jam 12 utk pesta2 SMA jaman itu. Biasanya kalo bikin pesta gitu, aula sekola disulap jadi kaya diskotik. Kebayang?

4. Jalan-jalan di Inus
Cuman jalan ngalor ngidul ga ada tujuan aja di Inus. Inus ini singkatan dari Internusa, mol yang paling bagus jaman gw SMA dlu. Paling seneng ke sana kalo hr jumat ato sabtu. Soalnya gw make seragam sekola yang beda dari sekola2 laen yang ada di Bogor. Bangga rasanya.

5. Nongkrong di rumah
Sejak gw masuk sma, rumah gw dijadiin base camp ama anak2 muda di kampus. Ga tanggung2 loh mereka cowo semua sedangkan di rumah gw adanya anak2 cewe doank, 4 bersodara, kebayang kan gimana reaksi bokap (ampe akhirnya kita kena jam malem hihihi). bisa ampe 20-an ada di rumah. kalo di ruang tamu ga muat, biasanya mereka sendiri yang membagi diri. Ada yang di teras, ada juga yang di bawah lampu di jalan depan rumah gw. Seru banget. Bisa ngobrol ngalor ngidul tentang apa aja, nyela sapa aja ato nyanyi2 ga ada juntrungannya. Dan yang lebih bagus lagi, mereka itu bawa suguhan sendiri. Yang mo ngopi bikin sendiri, yg mo ngemil bawa sendiri, malah kadang2 tuan rumahnya yang dibawain makanan. Hahaha bahagianya

6. Nonton orang maen basket tiap malem minggu
Biasanya pas makan malem gw ama ade gw udah liat2an. Isyarat buat kita pegi ke GOR tempat anak2 pada maen basket. Nyokap sih pasrah ajah... Gw ama ade gw akan jalan kaki ke sana, trus biasanya pulang jam 9 malem dianter ama salah satu anak yg abis maen basket. Sebenernya gw kurang suka ama basket. Abis kayanya gampang banget masukin bola ke ring buat dapet score, tp berhubung kegiatan itu yang ada di malem minggu, ya jadi gw jabanin aja. Yang penting kan bisa kumpul.

Tuesday, January 17, 2006

no matter what


Ternyata gue ajah yang lagi sensitip...

Siang-siang gue coba YM dia lagi. Masih ga dibales... 1 jam kemudian setelah gue makan siang, sahabat gue itu ngebales YM gue. Akhirnya gue bilang smua yang lagi gue rasain... Dan gue tau, gue ga akan keilangan sahabat gue itu, no matter what.

Friday, January 13, 2006

Sedih...

I think I'm loosing my best friend...

'Aku punya teman... teman sepermainan
di mana ada dia, pasti ada aku...'

Mungkin lagu ini tepat menggambarkan gimana gue n sahabat gue itu. Dimana ada dia, pasti ada gue. Tp kita ga mesra loh.. hehehe satu2nya sahabat yang gue punya yang selalu nemenin gue dalam suka ato duka. Ga pernah gue keilangan kata2 di dpnnya. Gue bisa ngomong apa aja yang gue mau n dia pasti ngedengerin. Tiap hari kita telpon2an. Bisa gue yang nlp ato dia yang nelpon gue. Gue tau semua tentang keluarganya.. bgitu juga dia. Gue bisa ngubungin dia dimanapun dia berada.. Di Bali bahkan di Jepang..

Tp kayanya skr gue keilangan dia. Emang sih gue ngurangin frekuensi nelpon ato ktemu sejak dia nikah... Tp ternyata itu bikin gue ngerasa jauh.. Gue ga tau dia ngerasa juga apa ga. Dan semuanya kaya berakhir setelah gue blg 'gue cape ngomongnya', karena dia ngebalikin semua fakta yang gue kasih ke dia. Hiks.. sedih banget gue. Sahabat yang udah nemenin gue selama ini menghilang bgitu aja.. Moga2 dia hanya marah sebentar karena kata2 gue itu. Moga2 gue masih memiliki sahabat gue..

Smoga...

Thursday, January 12, 2006

Beneran berakhir kah???

chandrawilwatikta: tit... uda gw telpon...jadi tgl 21
bidinov: trus panjernya gmn?
chandrawilwatikta: ya uda loe serahin aja ke gw.. uangnya
chandrawilwatikta: sama yg dirini jg
bidinov: di rini ada 270... di gue 185
chandrawilwatikta: lah kata loe totalnya bs ada 600 rebu-an
chandrawilwatikta: itu kgk nyampe deh
bidinov: kan msh byk yg blom byr
chandrawilwatikta: siapa lg ta.. yg belom bayar
chandrawilwatikta: uang kas??
bidinov: anto, anis, hengki dll
bidinov: lupa gue tepatnya
chandrawilwatikta: hehehhehehe kayaknya mulai besok , loe mesti aktip nagih2in buat kevilla
chandrawilwatikta: :D
bidinov: males, lu ajah...
bidinov: gw mo jd tamu :d
chandrawilwatikta: yeee.. nagih uang kas masi kewajiban loe ta
bidinov: loh kan gw udh ngundurin diri wil
chandrawilwatikta: pegimana sih... masa mo lepas tanggung jawab semua
chandrawilwatikta: X-(
bidinov: loh ko lepas tanggung jawab? tanggung jawab gue kan udh abis pas arisan terakhir
bidinov: wong gue ajak ngumpul buat ngomong aja pada sibuk.. ya sudah...
chandrawilwatikta: ya uda skrg ditagih2in aja yg belom pada bayar
chandrawilwatikta: tenang ta... ini jg tugas gw yg terakhir buat ngumpulin anak2 :D
bidinov: loh balik lagi nih bocah.. anak yg aneh :D
chandrawilwatikta: lah gw khan taunya uang kas segitu...
chandrawilwatikta: ya uda yg ada aja dulu, sisanya pada patungan disana
chandrawilwatikta: makanya loe mesti giat jg downk , biar kgk banyak2 nombokinnya
bidinov: kan gue udh blg wil, gw mo jd tamu...
bidinov: ini bkn yg terakhir buat elu wil, tp br yg pertama
bidinov: jadi lu musti byk berlatih.. biar mahir :d
chandrawilwatikta: ta.. lo bs dicalll nggak di YM
chandrawilwatikta: loe kgk punya yak
bidinov: kg.. kgk ada mike-nya
chandrawilwatikta: ehhehehehe kayaknya dari dulu gw dah yg ngurusin kepuncak, perlu jg nich regenerasi
chandrawilwatikta: :D
chandrawilwatikta: siapa aja ta.. kira2 yg mo ikut
bidinov: kpn lu ngurusin???? br sekali ini juga...
chandrawilwatikta: gw data yak di hotline uda 5pasang berarti 10
chandrawilwatikta: yeee.. waktu gw pulang dari jepang
chandrawilwatikta: :-P
bidinov: nah 2 kali deh
chandrawilwatikta: sebelum2nya jg gw
bidinov: hahaha berarti abis ini anak2 bubar donk wil, ga ada acara2 lagi? :(
chandrawilwatikta: yg kalo nyewa villa tambra ama villa bola siapa hayoo
chandrawilwatikta: ya uda resiko ta... makanya yg terakhir gini mesti jadi
bidinov: yaelah.. cmn nyewain vilanya doank palingan lu...
bidinov: yg ngumpulin anak2, nanya2 kpn bisanya ampe dll kyknya bkn elu deh :p
bidinov: ooo beneran terakhir ya?
bidinov: 10 taon doank ternyata :(

Percakapan yang bikin gue sedih dan mikir di sepanjang perjalanan gue, kmaren. Bener kah pertemanan yang udah dibina selama 10 taon ini harus berakhir? Gue ga tau...
Dan ga ada yang tau...

Now it’s so sad that whatever we had, ain’t worth saving...

Friday, January 6, 2006

Miss my best friend...


WHERE IS HE???

BITTSY@, since 1991


My best friends since junior high...

Terbentuk di suatu kelas setelah beberapa bulan ada di kelas yang sama. Dan dengan perbedaan karakter masing-masing, gank ini masih bertahan sampe sekarang. Emang, ketemu ga selalu harus sebulan sekali.. tapi kita masih suka ngumpul, misal kalo ada yang ultah ato ada event laennya (Contoh di foto, ktemu waktu gue terkapar masuk rumah sakit).

O ya pasti pada pengen tau kan apa arti BITTSY@ itu sebenernya??? Itu singkatan yang diambil dari nama depan masing-masing anggota. Ga tau gimana asalnya tiba2 aja kita pengen punya nama gank yang bisa kita sebutin kalo lagi mo ngumpul ato ada suatu acara. Akhirnya tercetus nama BITTSY@ (B=Bertha, I=Irene, T=Tezza, T=Tita, S=Svetla, Y=Yulina, @=Aster and Arti). Hehehe bagus ya namanya :D. Kesukaan kita kalo ngumpul adalah makan (pasti itu), ngobrolin kegiatan masing2, gebetan masing2 ato suka juga nostalgia masa sekola. Sekarang ini karena letak dan kegiatan masing2 yang lumayan padet, kita lebih sering berhubungan lewat imel. Moga-moga dalam waktu dekat kita bisa ngumpul lagi, soalnya gue janji mo nraktir mereka dalam rangka ulang taon gue bulan lalu...

gbr : ngumpul buat jenguk gue di RS

Created : 9 des 05

Wednesday, January 4, 2006

It Was Fun!!!


Wajah-wajah bahagia... Acara buka puasa bersama yang bisa dibilang sukses mengingat banyaknya peserta yang datang dan makanan yang melimpah. Bahagianya bisa kumpul dengan temen-temen lagi. Kali ini temen-temen kuliah yang berdomisili di Bogor ato kerennya biasa disebut Gamagudabo '95. (hmmmm Bogor...)

IT WAS FUN !!!

gbr : Wajah2 bahagia Gamagudabo 95

Created : 1 Nov 2005